SELAMAT DATANG
أهلا وسهلا
WELCOME
أهلا وسهلا
WELCOME
Kamis, 31 Mei 2012
Minggu, 27 Mei 2012
DPD PKS PESSEL-Blogger. Painan, 27/05/2012. Dalam rangka merayakan "MILAD PKS ke-14" Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera Kab. Pesisir Selatan mengadakan "Discussion Group" dengan tema : "Membangun Bangsa dengan Manajemen Pemerintahan yang baik dan aparatur pemerintahan yang Bersih", Bertempat di AULA DPRD Kab. Pesisir Selatan. Hadir selaku pembicara, H. Editiawarman, M.Si (Wakil Bupati Pesisir Selatan periode 2010-2015), Efrianto, S.Si (Ketua DPD PKS Pesisir Selatan), dan Jamawardianto, S.Pd (Ketua Fraksi PKS DPRD Pesisir Selatan). "H. Editiawarman, M.Si selaku Wakil Bupati Pessel memang sengaja kita undang sebagai pembicara, selain karena latar pendidikan beliau (Alumsi IPDN) yang sangat pas dengan tema kita kali ini, juga karena beliau kita anggap tokoh Birokrat muda pessel yang kaya akan pengalaman, memulai karir birokrasi dari bawah, pernah menjadi Camat, Kepala Dinas, dan saat ini sedang menjabat sebagai Wakil Bupati Pesisir Selatan, jadi tidak salah rasanya jika kader-kader PKS PESSEL menimba ilmu dan pengalaman dari beliau", tutur Ketua Panitia, Feby Rifli, S.H. Diskusi terbatas ini dihadiri oleh segenap pengurus DPD PKS PESSEL dan undangan dari Pengurus tingkat Kecamatan yang ada. Diharapkan dengan acara semacam ini Kader-kader PKS semakin berwawasan tentang Tata kelola pemerintahan yang baik sehingga siap untuk melayani Pesisir selatan menuju ke arah yang lebih baik.
Senin, 21 Mei 2012
DPD PKS PESSEL.Blogger, Painan, 13/05/2012. Dalam rangka koordinasi dan konsolidasi struktur, DPD PKS PESSEL menghelat "RAKORDA I PKS PESSEL 2012" bertempat di Hotel Andini Painan. Acara yang dihadiri oleh segenap pengurus DPD dan utusan DPC PKS kecamatan se-Kabupaten Pesisir Selatan ini berlangsung sukses. Diawali dengan acara "MABIT" (Malam Bina Iman dan Taqwa) pada sabtu malam (12/05/2012) kemudian dilanjutkan dengan tes kebugaran kader (Blep Test) pada pagi harinya (Ahad, 13/05/2012). "Alhamdulillah, kita patut bersyukur dan merasa bangga bahwa seluruh kader PKS yang mengikuti tes kebugaran dinyatakan lulus 100%", ujar Efrianto, S.Si-ketua DPD PKS PESSEL yang juga tidak ketinggalan mengikuti tes kebugaran tersebut. "Rakorda kali ini diharapkan benar-benar mampu merapikan dan memperkuat struktur kita, sehingga Struktur DPRa PKS yang sudah mencapai 83 % di tingkat kenagarian se-Kabupaten Pesisir Selatan dapat teroptimalisasikan keberadaanya melalui program-program yang sudah kita rancang", Efrianto menambahkan.
PKS PESISIR SELATAN.Blogger-Tapan, 20/04/2012. Reses tahap pertama DPRD Kab. Pesisir Selatan 2012 kali ini benar-benar dimanfaatkan oleh Anggota Legislatif asal Fraksi PKS Pesisir Selatan; Sumawir Tk. Sholeh (tiga dari kiri) untuk bertemu dengan konstituen di daerah pemilihan (Dapil) V khususnya Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan Kab. Pesisir Selatan. Acara yang memang telah menjadi Agenda rutin kedewanan ini ditujukan untuk menjaga komunikasi dengan konstituen dan masyarakat, sekaligus menjadi sarana sosialisasi program pembangunan dan menjaring aspirasi masyarakat. Turut menghadiri, pengurus DPD PKS Kab. Pesisir Selatan : Efrianto, S.Si selaku Ketua DPD PKS PESSEL (dua dari kiri), Afriadi Sali, S.H-Anggota bidang Kebijakan Publik/mantan Aleg Pessel (paling kiri) dan Ust. Chairil Hendri, Lc-Kabid Pembinaan Kader (tiga dari kanan).
Minggu, 25 Maret 2012
Senin, 12 Maret 2012
Jumat, 03 Februari 2012
SIDI HERMANTO “MAMPIR” KE PAINAN
SIDI HERMANTO “MAMPIR” KE PAINAN
“Ikan kerapu, ikan sepat- selagi mampu selagi sempat”
PKS PESSEL blogspot-Painan, Jum’at (3/1/2012). Pantun yang sederhana dan spontan dari Sidi Hermato kontan membuat segenap pengurus DPD PKS PESSEL tertawa geli bercampur senang. Ditengah kesibukan yang terbilang padat, H. Hermanto, M.M anggota DPR-RI dari Sumbar I ini masih menyempatkan diri untuk sekedar “mampir” ke Painan berjumpa dengan pengurus DPD dan Fraksi PKS Kabupaten Pesisir Selatan. Dalam kesempatan yang berlangsung singkat, Legislator senayan dengan nomor anggota A 49 yang naik menggantikan Irwan Prayitno ini memberikan informasi-informasi penting terkait program-program pemberdayaan masyarakat yang telah dicanangkan oleh kementerian terkait komisi IV yang baru dijabatnya. “Baru dari Medan nich, langsung kemari” ujar putra piaman yang lama tinggal di Bogor ini. Hermanto menambahkan, pertemuan-pertemuan kita tidak harus formal terus yang penting substansinya. Mudah-mudahan kedepan koordinasi pusat dan daerah semakin bagus dan lancar, Si Sidi menutup pembicaraannya.
“Ikan kerapu, ikan sepat- selagi mampu selagi sempat”
PKS PESSEL blogspot-Painan, Jum’at (3/1/2012). Pantun yang sederhana dan spontan dari Sidi Hermato kontan membuat segenap pengurus DPD PKS PESSEL tertawa geli bercampur senang. Ditengah kesibukan yang terbilang padat, H. Hermanto, M.M anggota DPR-RI dari Sumbar I ini masih menyempatkan diri untuk sekedar “mampir” ke Painan berjumpa dengan pengurus DPD dan Fraksi PKS Kabupaten Pesisir Selatan. Dalam kesempatan yang berlangsung singkat, Legislator senayan dengan nomor anggota A 49 yang naik menggantikan Irwan Prayitno ini memberikan informasi-informasi penting terkait program-program pemberdayaan masyarakat yang telah dicanangkan oleh kementerian terkait komisi IV yang baru dijabatnya. “Baru dari Medan nich, langsung kemari” ujar putra piaman yang lama tinggal di Bogor ini. Hermanto menambahkan, pertemuan-pertemuan kita tidak harus formal terus yang penting substansinya. Mudah-mudahan kedepan koordinasi pusat dan daerah semakin bagus dan lancar, Si Sidi menutup pembicaraannya.
Kamis, 02 Februari 2012
DPD PKS PESSEL TUNTASKAN JAULAH DI 12 KECAMATAN
Balai Selasa, Kamis (02/02/2012) merupakan putaran terakhir rombongan Jaulah DPD PKS PESSEL ke seluruh Kecamatan di Pesisir Selatan. Rombongan yang terdiri dari Pengurus inti DPH DPD PKS PESSEL ini telah memulai kunjungan kerja pengurus sejak 2 pekan lalu. Ketua DPD PKS Pessel, Ust. Efrianto Bakhtiar, S.Si menjelaskan Kunjungan kerja ini selain ditujukan untuk bersilaturrahim dengan unsur-unsur pengurus partai di tingkat kecamatan juga dimaksudkan dalam rangka koordinasi dan konsolidasi secara intensif dengan DPC-DPC sehingga dapat mengetahui kondisi perkembangan struktur dan kader dibawah secara lebih mendalam. Hadir dalam acara tersebut ketua DPC PKS Kecamatan Linggo Sari Baganti Ust. Kamil Jufri, S.Pdi dan ketua DPC PKS Kecamatan Ranah Pesisir Ust. H. Haritsah, Lc. Alhamdulillah, sampai saat ini struktur pengurus kita di tingkat Nagari se-kabupaten Pesisir Selatan telah mencapai 60% lebih dari 182 nagari yang ada. Memang pemekaran nagari di Pesisir Selatan telah mengalami pertambahan yang sangat signifikan, mulai dari 37 nagari, pada pemekaran tahap I menjadi 76 nagari, dan pada pemekaran tahap II ini menjadi 182 nagari. Di satu sisi ini merupakan pekerjaan rumah yang tidak ringan bagi segenap pengurus PKS, namun juga menjadi keberkahan tersendiri, sebab dengan tersebarnya struktur PKS hingga ke pelosok kampung dan nagari berarti PKS semakin dekat dengan masyarakat, demikian Sekretaris DPD PKS PESSEL, Feby Rifli, SH menuturkan. Selain itu, ketua DPC PKS Ranah Pesisir Ust. H. Haritsah, Lc mengatakan pengurus PKS kedepan mustilah semakin menguatkan program-program yang menyentuh langsung kepada masyarakat. Meskipun bentuknya sederhana namun mendapat apresiasi yang cukup tinggi dari masyarakat. Ustadz yang pernah mengenyam pendidikan di Al Azhar Kairo mesir ini menambahkan, bahwa kemenangan partai-partai Islam di timur tengah seperti di mesir dan turki saat ini sangat dipengaruhi oleh banyaknya program-program pelayanan kepada masyarakat yang dilakukan oleh partai-partai tersebut sehingga keberadaannya di tengah-tengah masyarakat betul-betul dirasakan.
Minggu, 08 Januari 2012
Belajar dari Abu Bakar R.A
BELAJAR “KETEGASAN” DARI ABU BAKAR R.A
Abu Bakar R.A merupakan salah seorang Sahabat Nabi yang paling utama. Beliau merupakan Khalifah Rasulullah yang pertama. Abu Bakar R.A dikenal sebagai sosok yang lembut dan bersahaja, sangat halus budi dan perasaannya. Perawakannya kurus, dan memiliki bekas diwajahnya yang disebabkan seringnya beliau menangis karena mengingat Rabb-nya. Abu Bakar R.A merupakan orang paling banyak membebaskan budak termasuk Bilal bin Rabbah ketika disiksa oleh tuannya. Kelemah lembutannya tidak hanya kepada orang beriman, bahkan juga kepada musuh Islam. Hal tersebut tercermin ketika suatu ketika setelah terjadinya perang, terdapat banyak tawanan, beliau mengusulkan untuk dibebaskan saja dengan tebusan meskipun ada sahabat yang berpendapat agar “dieksekusi” saja karena khawatir para tawanan tersebut akan kembali memerangi umat Islam. Namun sikap lemah lembut itu tidak muncul setelah sepeninggalnya Rasulullah yakni ketika pada perang Riddah, ketika banyak muncul para “Mangkir Zakat” dan Murtadin. Abu Bakar R.A mengambil tindakan tegas dengan memerangi para “Pemangkir Zakat” tersebut. Barangkali Abu Bakar R.A menyadari “Bahaya Besar” jika hal tersebut dibiarkan. Zakat merupakan bagian Sistem Islam yang apabila “diruntuhkan” sama saja dengan meruntuhkan Islam, karena umat ini dengan sendirinya akan melemah karena kehilangan “Daya material” yang berdampak sistemik.
Disisi lain, Tindakan Abu Bakar R.A telah mengokohkan “ke-Tsikoh-an” kaum Muslimin atas kepemimpinan beliau, yakni (mengutip pendapat Imam Asy Syahid Hasan Al Banna) :
ketenangan ‘jundi’ (perajurit dakwah) terhadap ‘qiyadah’nya dalam hal kemampuannya dan keikhlasannya yang menjadikannya semakin :
- Cinta.
- Menghargai.
- Menghormati.
- Taat.
Allah swt berfirman :
“Maka demi Tuhanmu, mereka (pada hakikatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa keberatan dalam hati mereka terhadap keputusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya”. (QS An-Nisaa’ : 65)
Wallahu A’lam bis showab.
Selasa, 03 Januari 2012
Sihir "Baru"
Kata "baru" ternyata dianggap memiliki "pengaruh besar" terhadap pikiran manusia. maka tidak heran, para "pemasar" pun menggunakan kata "baru" hampir di setiap iklan yg mereka buat. alhasil, konsumenpun tidak sedikit yang berhasil "dibius" imajinasinya. sulit dipungkiri, setiap "kata" ketika ditambahi dengan kata "baru" di belakangnya secara tiba-tiba bisa menjadi sesuatu yg berbeda. Koran "baru" selalu lebih diminati daripada "koran lama" atau "koran" saja. minuman dengan "rasa baru", sabun "baru", pakaian "baru" dengan "mode terbaru". menarik memang, tapi kita hanya bisa menarik kesimpulan sendiri-sendiri tanpa merasa perlu membicarakannya dengan yang lain.
Langganan:
Komentar (Atom)